Perencanaan dan Instruksi Pelajaran Teacher Centered

Rabu, 29 Maret 2017


 Perencanaan Pelajaran Teacher-Centered

Tiga alat umum di sekolah yang berguna dalam perencanaan teacher-centered adalah menciptakan sasaran behavioral (perilaku), menganalisis tugas, dan menyusun taksonomi (klasifikasi instruksional.

 Menciptakan sasaran Behavioral.

    Sasaran behavioral (behavioral objectives) adalah pernyataan tentang perubahan yang diharapkan oleh guru akan terjadi dalam kinerja murid. Menurut Robert Mager (1962), sasaran behavioral harus spesifik. Mager percaya bahwa sasaran behavioral harus mengandung tiga bagian:
-   
        -   Perilaku murid. Fokus pada apa yang akan dipelajari atau dilakukan murid.
-     - Kondisi di mana perilaku terjadi Menyatakan bagaimana perilaku akan di evaluasi atau dites.
-     -  Kriteria kineria. Menentukan level kinerja yang dapat diterima.

Menganalisis Tugas.

Alat lain dalam perencanaan teacher-centered adalah analisis tugas, yang difokuskan pada pemecahan suatu tugas kompleks yang dipelajari murid menjadi komponen-komponen. Analisis ini dapat melalui tiga langkah dasar
1. Menentukan keahlian atau konsep yang diperlukan murid untuk mempelajari tugas.
2. Mendaftar materi yang dibutuhkan untuk melakukan tugas, seperti kertas, pensil, kalkulator, dan sebagainya.
3. Mendaftar semua komponen tugas yang harus dilakukan

      Menyusun Taksonomi Instruksional. membantu pendekatan teacher-centered. Taksonomi adalah sistem klasifikasi. dikembangkan oleh Benjamin Bloom dan kawan-kawannya (1956 Bloom ini mengklasifikasikan sasaran pendidikan menjadi tiga domain: kognitif, afektif dan psikomotor.
    
  Domain kognitif. Taksonomi kognitif Bloom mengandung enam sasaran.
-    
         - Pengetahuan, Murid punya kemampuan untuk mengingat informasi. sasarannya mungkin adalah mendaftar atau mendeskripsikan empat untungan utama dari penggunaan komputer untuk pengolahan kata. 
-      -  Pemahaman, Murid memahami informasi dan dapat menerangkannya de menggunakan kalimat mereka sendiri. Misalnya, sasarannya adala menjelan kan atau mendiskusi bagaimana komputer dapat dipakai secara efektif untuk pengolahan kata.
-        - Aplikasi, Murid menggunakan pengetahuan untuk memecahkan problem kehidupan nyata. Misalnya, sasarannya adalah mengaplikasikan apa yang telah dipelajari tentang penggunaan komputer pengolah kata untuk dimanfaatkan dalam berbagai pekerjaan. 
-       - Analisis, Murid memecah informasi yang kompleks menjadi bagian kecil-kecil dan mengaitkan informasi dengan informasi lain. Misalnya, sasarannya adalah membandingkan satu tipe program pengolah kata dengan program lain untuk mengerjakan tugas membuat paper. 
-       - Sirtesis. Murid mengombinasikan elemen-elemen dan menciptakan informasi baru. Misalnya, sasarannya adalah menata semua hal yang telah dipelajari tentang penggunaan komputer untuk penulisan. Evaluasi. Murid membuat penilaian dan keputusan yang baik. Misalnya, sasarannya adalah mengkritik program pengolah kata atau menilai kekuatan dan kelemahan masing masing program

Domain afektif 

    Taksonomi afektif terdiri dari lima sasaran yang berhubungan respons emosional terhadap tugas.
Masing-masing dari lima sasaran itu mensyaratkan agar murid menunjukkan komitmen atau intensitas emosional tertentu
-     -   Penerimaan
Murid mengetahui atau memerhatikan sesuatu di lingkungan Misalnya, tamu datang ke kelas untuk bicara dengan murid tentang membaca. Sasarannya adalah murid mendengarkan tamu itu secara saksama.
-      -   Respons
Murid termotivasi untuk belajar dan menunjukkan perilaku baru hasil dari pengalamannya. Sasarannya adalah murid termotivasi menjadi pembaca yang lebih baik setelah mendengarkan presentasi tamu.
-      -   Menghargai. 
Murid terlibat atau berkomitmen pada beberapa pengalaman. Sasarannya adalah murid menghargai kemampuan membaca sebagai salah kemampuan yang penting.
- Pengorganisasian
 Murid mengintegrasikan nilai baru ke perangkat nilai yang ada dan memberi prioritas yang tepat. Sasarannya adalah meminta berpartisipasi dalam klub buku.
-       - Menghargai karakterisasi
Murid bertindak sesuai dengan nilai tersebut dan berkomitmennya kepada nilai tersebut. Sasarannya adalah murid semakin menghargai manfaat membaca selama satu tahun ajaran. 

Domain Psikomotor
     Kebanyakan dari kita menghubungkan aktivitas motor fisik dan atletik, tetapi banyak subjek lain, seperti pengolahan kata, membutuhkan gerakan. menggunakan peralatan yang kompleks membutuhkan koordinasi mata dan tangan.
-     
        -  Gerak refleks 
Murid merespons suatu stimulus secara refleks seperti berkedip
-    -   Gerak fundamentantal dasar
Murid melakukan gerakan dasar untuk keperluan tertentu seperti memegang mikrofon
-     -  Kemampuan perspektual
Murid menggunakan indra seperti penglihatan, penciyman
-      - Kemampuan fisik
Murid mengembangkan daya tahan, kekuatan seperti lari jarak jauh
-      - Gerakan terlatih
Murid melakukan keterampilan fisik yang kompleks dengan lancar seperti melukis
-      - Perilaku nondiskusif
Murid mengkomunikasikan perasaan dan emosinya melalui gerak tubuh seperti tarian

Dimensi pengetahuan
-       
      Faktual
 Elemen dasar yang harus diketahui murid agar bisa mendisplin ilmu dan memecahkan problem di dalamnya (kosakata teknis,sumber informasi) 
-       
       Konseptual
Kesalinghubungan antar-elemen dasar di dalam struktur yang lebih besar yang membuatnya bisa berfungsi bersama (periode waktu geologis bentuk kepemilikan bisnis).

   Prosedural
 Bagaimana melakukan sesuatu, metode penelitian, dan kriteria untuk menggunakan suatu keahlian (keahlian yang dipakai dalam meluki dengan cat warna, teknik wawancara). 
-       
       Metakognitif
Pengetahuan kognisi dan kesadaran akan kognisi seseorang pe ngetahuan tentang penjelasan dan strategi untuk mengingat). 
Dalam update dimensi proses kognitif, enam kategori berada di dalam kontinum dari kurang kompleks (mengingat sampai lebih kompleks (mencipta): 
-    
           Mengingat.
Mengambil pengetahuan yang relevan dari memori jangka panjang (Mengetahui tanggal tanggal dalam sejarah).
-       
      Memahami
Mengkonstruksi makna dari instruksi yang mencakup mengh mencontohkan, mengklasifikasi, meringkas, mengambil kesimpulan membandingkan dan menjelaskan. (Menjelaskan sebab-sebab revolusi Perancis abad 18). 
-       
      Mengaplikasikan
Menggunakan suatu prosedur dalam situasi tertentu (Menggunakan hukum fisika dalam situasi yang tepat). 
-       
       Menganalisis
Memecah materi menjadi bagian-bagian komponen dan menentukan bagaimana bagian-bagian itu saling berhubungan satu sama lain dan bagaimana mereka berhubungan dengan keseluruhan atau dengan tujuan (Membedakan antara angka yang relevan dan tidak relevan dalam problem matematika). 
-       
       Mengevaluasi
Membuat penilaian berdasarkan kriteria dan standar tertentu (Mendeteksi inkonsistensi atau kesalahan dalam suatu produk. 
-       
      Mencipta
Menyatukan elemen-elemen untuk membentuk satu kesatuan yang kaheren atau fungsional; mereorganisasi elemen-elemen ke dalam pola atau struktur baru (Menciptakan hipotes untuk menjelaskan sebuah fenome yang tampak).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS